Ketum PGRI: Pada Saat Ini Semakin Terasa Jika Peran Guru Tak Bisa Digantikan Teknologi

Jakarta: Siswa menggantungkan dirinya pada teknologi untuk mengakses bahan ajar selama masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Namun, menurut Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), peran guru belum bisa tergantikan teknologi.



"Pada saat ini semakin terasa jika peran guru tak bisa digantikan teknologi," kata Kata Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi dalam konferensi video, Rabu, 22 April 2020.

Dia menyebut, sebagian siswa boleh jadi masih nyaman menggunakan teknologi pada pekan awal belajar daring. Namun, pembelajaran jarak jauh mulai menuai persoalan setelah sekitar sebulan diterapkan.
Terlebih, masih ada orang tua tidak mampu melakukan pengawasan kepada anaknya. Banyak orang tua baru menyadari pentingnya peran guru. "Orang tua mulai berpikir apakah ini efektif," tambah dia.

Masalah pembelajaran jarak jauh lainnya yakni jaringan internet. Ini belum termasuk alat penunjang belajar daring seperti gawai yang belum merata.

  • Download Juknis Pembayaran Tunjangan Guru tahun 2019 Klik Di SINI
  • Download Juknis Tunjangan Insentif Guru Non PNS tahun 2019 Klik Di SINI

"Untungnya guru ini adalah profesi yang unik. Dengan panggilan jiwanya dia terus melayani siswa mencari cara agar siswanya terus belajar," ungkapnya.

Sudah lebih dari sebulan para siswa belajar dari rumah akibat pandemi virus korona (covid-19). Proses pembelajaran pun bergantung teknologi dan jaringan internet.

SUMBER www.medcom.id

Belum ada Komentar untuk "Ketum PGRI: Pada Saat Ini Semakin Terasa Jika Peran Guru Tak Bisa Digantikan Teknologi"

Posting Komentar

Postingan Terbaru

Recent Posts Label

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel